Sat Lantas Polres Tanah Karo Ingatkan: Melawan Arus Sama dengan Melawan Keselamatan
Sebarkan artikel ini
Tanah Karo — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Karo kembali mengingatkan para pengendara agar tidak melakukan pelanggaran lalu lintas yang membahayakan, salah satunya adalah aksi melawan arus. Imbauan ini disampaikan dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, yang saat ini tengah berlangsung secara serentak di wilayah Sumatera Utara.
Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Rabiah Adawiyah Hasibuan, S.H., menegaskan bahwa melawan arus bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga tindakan yang sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. “Satu manuver nekat bisa berujung pada kecelakaan tragis. Kami terus mengingatkan masyarakat untuk tidak mencari jalan pintas yang justru mengancam nyawa,” ujarnya.
Dalam operasi ini, Sat Lantas Polres Tanah Karo fokus pada penindakan terhadap berbagai pelanggaran prioritas, termasuk penggunaan helm, pelanggaran rambu lalu lintas, pengendara di bawah umur, dan tentu saja pengendara yang melawan arus. Penindakan dilakukan dengan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap pelanggar.
Petugas di lapangan juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat melalui patroli dan pos pelayanan. Masyarakat diajak untuk memahami bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Dengan gencarnya sosialisasi dan penindakan, diharapkan kesadaran masyarakat Tanah Karo dalam berlalu lintas semakin meningkat dan angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.( Red/ INR )
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!