Inewsrakyat.com (Asahan) Sumiati (45) Warga Asahan keluhkan biaya pembuatan SIM di Satlantas Polres Asahan mencekik leher dan merasa dipungli, Selain biaya penerbitan SIM yang mencekik leher tanpa melalui prosedur dan persyaratan berlaku sesuai peraturan yang ditentukan.
Dari pantauan wartawan dilapangan tampak puluhan warga yang akan membuat SIM mondar-mandir di Satlantas Polres Asahan. Beberapa warga diruang tunggu menunggu panggilan petugas untuk pengambilan foto.
Calon pembuat SIM tidak perlu melewati ujian teori dan praktek sesuai prosedur yang berlaku. Mereka hanya membayar sejumlah uang dan menyerahkan foto copy KTP lalu disuruh menunggu beberapa jam.

Sumiati (45) mengatakan saat dikonfirmasi wartawan, pembuat saya sedang menunggu panggilan dari petugas pak dan saya di pinta uang sebesar Rp 350.000 Ribu Rupiah untuk pembuatan SIM C.
“Tampa ujian maupun lainnya saya hanya menyerahkan Poto Copy KTP saya dan menyerahkan sejumlah uang yang sudah di tarifkan mau pun yang sudah di tentukan,” ucap Sumiati kepada wartawan. Selasa 23/01/2024. Sekitar pukul 10:15. Wib.
“Saya sudah mencoba bermohon kepada petugas untuk meminta keringanan harga namun pihak satlantas Polres Asahan tidak mau mengurangi, malah mengatakan harganya memang segitu,” terangnya.
“Saya berharap kepada Bapak Kapolres Asahan segera menindaklanjuti perkara ini agar masyarakat Asahan tidak merasakan hal seperti saya,” pungkasnya.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Dwi Himawan Chandra, S.I.K, M.M saat di konfirmasi wartawan melalui WhatsApp tidak membiarkan tanggapan maupun komentar apapun, hanya contreng dua saja. (DN/INR)







