Wabup Humbahas Buka Rapat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2024
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (Humbahas)Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, SH, MH membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024, Selasa (28/2)
di pendopo, Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul.Forum Konsultasi Publik ini dihadiri Kepala BPS Humbahas Ir. Rudy Harlon Harianja, Ka BPKPD Drs. John Harry Marbun, M.MA, Ka Bappeda, Pahala Lumbangaol, mewakili kepolisian, mewakili BI Cabang Sibolga, Pimpinan OPD dan instansi vertikal lainnya.
Wakil Bupati, Oloan Paniaran Nababan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik ini merupakan forum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan, sesuai amanah Undang-Undang sebagai wadah untuk duduk bersama, berdiskusi, merumuskan, membahas isu-isu aktual pembangunan yang nantinya akan melahirkan berbagai agenda dan program unggulan pembangunan daerah yang akan kita laksanakan, guna menjawab permasalahan pembangunan daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan.
Penyusunan RKPD dilakukan dengan penguatan pelaksanaan kebijakan ‘money follow program priority, priority follow outcome’, sehingga kebijakan alokasi perencanaan dan penganggaran disusun berbasis pada program prioritas daerah, provinsi dan nasional serta memiliki dampak hasil yang nyata bagi masyarakat.
Forum konsultasi publik digelar untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan dari para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Humbahas tahun 2024 sekaligus membahas arah kebijakan yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan pembangunan.
Lebih lanjut Wabup Oloan Paniaran Nababan mengatakan bahwa tema pembangunan yang diambil adalah ‘Peningkatan perekonomian melalui pembangunan SDM, pertanian dan ekonomi kreatif yang didukung pembangunan infrastruktur yang berkeadilan’.
Sebelumnya Kepala Bappeda Humbahas, Pahala Lumbangaol dalam laporannya menyebutkan bahwa pelaksanaan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Humbahas tahun 2024 dengan mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD. (Pardomuan INR/)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!