Inewsrakyat.com (Asahan) Warga Perkebunan Desa Teluk Dalam meminta kepada Pengadilan Negeri Kisaran (PN) untuk memeriksa kepala desa Perkebunan Teluk, Kecamatan Teluk Dalam, mengenai dana desa Dan BUMDES yang di kelola istri kepala desa YUSNIAR, Kamis 25/01/2022
Muhammad Hanafi Sitorus Pane (33) mengatakan saya merasakan kecewa atas sikap kepala desa dan istrinya, saat kami pertanyakan perihal dana desa terkait BUMDES yang di kelola istri kepala desa yang bernama YUSNIAR Batu Bara, saat di kediaman mereka sang istri menutup pintu rumahnya.

“Kami merasa kecewa terhadap istri kepala desa, seharusnya beliau sebagai panutan kami bukannya memberikan penjelasan malah beliau marah dan menutup pintu rumahnya,” ujar Muhammad Hanafi Sitorus Pane.
“Kepala desa pun hanya terdiam padahal kami adalah warganya, namun sepatah katapun tidak di berikan kepala desa,” ucapnya.

“Ditambah lagi dengan akun Facebook milik Yusnidar Batu Bara dengan kata-kata marah dengan tulisan dan kemot marah ” Kpn y BS jumpa ank ni 😡 si bos.. yg malang 😉” pantas kah seorang istri kepala desa mengatakan atau mengucapkan kata-kata seperti ini,” terangnya.
“Di samping itu ibu Camat Teluk Dalam Yuni Bugis S, STTP saat terbitnya berita beliau memblokir No WhatsApp salah satu warga dan tidak membiarkan penjelasan apapun,” tutupnya.
Warga berharap kepada KPK dan Pengadilan Negeri Kisaran (PN), Kapolres Asahan, untuk segera bertindak tangkap kepala desa beserta istrinya, di duga gelapkan dana desa maupun BUMDES Desa Perkebunan Teluk Dalam. (DN/INR)






