Warga Resah, Tempat Kabel Listrik Mengancam Keselamatan
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com (Humbahas) Warga desa lumban purba di Kecamatan dolok sanggul, Kabupaten Humbang hasundutan resah, lantaran jaringan kabel PLN kendor hingga mendekati tanah.
Pantawan Wartawan di lokasi, jaringan kabel PLN tersebut mengendor hingga mendekati dasar tanah. Bahkan dapat dijangkau dengan tangan tanpa menggunakan tangga.Menurut keterangan warga Dusun lumban matio, Desa lumban purba, yang mengeluhkan mengendor terjadi sudah cukup lama.
Namun hingga saat ini, belum ada perbaikan kata warga. “Jaringan kabel PLN yang kendor ini terjadi cukup lama, sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak PLN.
Soalnya, kabel ini sudah berada dekat tanah. “Apalagi saat ini warga sering melakukan aktipitas di areal tersebut, yang di hawatirkan tiba tiba kabel tersebut ada yang ter luka. Kami takut nantinya terjadi hal yang tidak di inginkan,” tutur warga.
“Sementara Kepala Desa lumban purba Marlon tua silaban, saat di konfirmasi pada hari jumat (10 pebruari 2023) membenarkan adanya keresahan dan ketakutan warga terkait kabel Jaringan PLN yang telah kendor hingga mendekati tanah.
“Ia (kepala desa) mengatakan, kehawatiran warga tersebut memang sudah di sampaikan ke Pemerintah Desa, dan kami pun dari pemerintah Desa lumban purba sudah pernah melaporkannya ke kantor PLN dolok sanggul. Beliau (Kades) berharap, agar pihak PLN segera mengatasi persoalan ini.
Sebelum adanya peristiwa yang tidak di inginkan akibat kabel yang kendor, sebab Wilayah tersebut, tempat lalu lintas dan pemukiman, warga berharap kepada PLN segera memperbaikinya di karnakan ini sangat meresahkan warga dan pengguna jalan.(Pardomuan INR)
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!