
Berita Tanah Karo – Inewsrakyat.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terus berupaya meningkatkan komitmen dalam mewujudkan jaminan kesehatan yang adil dan merata bagi masyarakatnya. Predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas akan jadi fokus utama tahun ini. Bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Pemerintah Daerah Kabupaten Karo bersama dengan BPJS Kesehatan Kabanjahe melaksanakan pembahasan UHC Prioritas pada Selasa silam (03/06/2025).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, Nora Duita Manurung mengatakan bahwa sebelum Program UHC Prioritas ini dilaksanakan, saat ini tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Karo masih berada di angka sekitar 50 persen.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama Bupati Karo dan pemerintah daerah atas capaian yang telah sama-sama diraih. Pembahasan UHC Prioritas ini tentu menjadi bukti nyata komitmen dan kolaborasi antara Pemda Kabupaten Karo bersama BPJS Kesehatan untuk dapat mengejar angka keaktifan JKN,” ujar Nora.
Menurut Nora, saat ini Kabupaten Karo masih berada dalam status UHC Cut Off, yang berarti kepesertaan JKN yang baru diusulkan akan aktif pada 14 hari berikutnya. Hal ini dapat menjadi kendala bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara mendadak namun belum terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan.
“Saya berharap dengan komitmen yang telah terjalin sangat kuat serta dukungan penuh dari berbagai pihak, perubahan menuju UHC Prioritas (langsung aktif) bukan hanya sebuah harapan, tetapi kenyataan yang akan segera terwujud bagi masyarakat Kabupaten Karo,” kata Nora.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Karo, Caprilus Barus menegaskan bahwa pihaknya tengah memprioritaskan peningkatan status UHC Kabupaten Karo menjadi UHC Prioritas. Langkah ini merupakan bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karo. Dengan status UHC Prioritas, masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan tidak perlu menunggu aktivasi kepesertaan pada bulan berikutnya, melainkan bisa langsung mendapatkan akses pelayanan kesehatan kapan saja saat dibutuhkan.
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Tidak boleh ada warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena kepesertaan JKN mereka tidak aktif. Kami akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan Kabupaten Karo bisa mencapai UHC Prioritas secepatnya,” tegas Caprilus.
Caprilus menambahkan selain ingin memastikan warganya bisa segera terdaftar aktif dalam Program JKN, Pemda juga terus berupaya meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan agar UHC ini benar-benar dirasakan manfaatnya dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah, Caprilus berharap dapat segera mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan responsif. Masyarakat pun dapat merasa lebih aman dan terlindungi dalam mengakses layanan kesehatan tanpa kendala.
Pada kesempatan yang sama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Jasura Pinem mengatakan Pemda Karo telah melakukan rapat teknis percepatan UHC, advokasi dan sosialisasi pembiayaan kesehatan, serta simulasi kebutuhan anggaran UHC. Salah satu implikasi komitmen penerapan UHC adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karo dengan kualitas yang baik dan tidak menimbulkan risiko beban finansial.
Ia menekankan meski anggaran yang disiapkan tidak sedikit, semua pihak yang terlibat dalam UHC diharapkan mendukung sepenuh hati. Bukan hanya itu, ia juga menekankan agar masyarakat dapat memperoleh layanan dasar kesehatan secara adil dan merata.
“Dengan hadirnya UHC Prioritas, sinergi antara Pemda dan BPJS Kesehatan diyakini akan memberikan layanan kesehatan yang gratis dan berkualitas bagi masyarakat. Saya juga yakin fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, klinik, serta tenaga medis akan turut merasakan manfaatnya. Saya ingin menyampaikan kepada seluruh fasilitas kesehatan bahwa capaian UHC Prioritas ini merupakan hasil kerja keras bersama,’’ ujar Jasura Pinem tersebut.
*Haris/INR




