Pengamanan Jalur Wisata di Tanah Karo Ditingkatkan Selama Libur Sekolah, Arus Ramai Lancar
Sebarkan artikel ini
Inewsrakyat.com Karo Guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada akhir pekan dan libur sekolah, Polres Tanah Karo melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan pengaturan serta rekayasa lalu lintas di sejumlah titik jalur wisata pada Minggu(6/7). Kegiatan pengamanan berlangsung mulai pukul 11.30 hingga 18.00 WIB dengan fokus pada titik titik rawan kemacetan yang kerap dilalui wisatawan lokal.
Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Rabiah Adawiyah Hasibuan, S.H, menjelaskan bahwa sejumlah titik mengalami hambatan karena meningkatnya volume kendaraan serta aktivitas keluar masuk ke lokasi wisata.
“Kami tempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan seperti Simpang Doulu, Bundaran Tugu Juang Berastagi, Simpang Tugu Kol, hingga jalur menuju Air Terjun Sipiso-piso. Hambatan umumnya disebabkan parkir di pinggir jalan dan volume kendaraan yang tinggi,” jelasnya.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga siaga untuk mengantisipasi kecelakaan maupun bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang di jalur Medan–Berastagi yang rawan saat cuaca ekstrem.
“Kami juga melakukan pengalihan arus bila diperlukan untuk memastikan kelancaran. Pantauan kami mulai pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, arus dari arah Deli Serdang menuju Sibayak mulai dipadati wisatawan. Namun secara keseluruhan, arus masih ramai lancar,” tambah Kasat Lantas.
Pada sore hari pukul 18.00 WIB, arus lalu lintas mulai didominasi kendaraan yang kembali ke arah Medan. Hingga akhir kegiatan, situasi arus lalu lintas dinyatakan aman dan terkendali.
Dengan meningkatnya mobilitas selama masa liburan, AKP Rabiah Adawiyah Hasibuan mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi arahan petugas di lapangan. “Keselamatan dan kelancaran adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan
Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com
Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.
Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.
Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.
Langkah yang dapat dilakukan masyarakat
Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.
Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.
Saran untuk Mengurangi Paparan Asap
1
Pertimbangkan waktu beraktivitas
Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.
2
Gunakan masker yang sesuai
Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.
3
Lindungi kelompok rentan
Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.
4
Perhatikan keselamatan kerja
Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.
Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!