Example 728x250
News Karo

Air PERUMDA Tirtanadi Berastagi Kurang Steril Berdampak Bagi Pelanggan

102
×

Air PERUMDA Tirtanadi Berastagi Kurang Steril Berdampak Bagi Pelanggan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tanah Karo, Inewsrakyat.com

Hal ini dijelaskan oleh salah seorang pelanggan air bersih tersebut berinisial A Milala (58) warga Desa Merdeka Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, kepada media ini, Senin (02/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIB setelah beberapa waktu lalu dia melihat langsung ke lokasi Bak penampungan milik Perumda Tirtanadi itu.

A Milala menuturkan, sumber mata air dari Pancur 10 Desa Merdeka yang ada dikawasan Desa Merdeka, Airnya sangat jorok, dan kotoran hewan masuk didalamnya, karena penutup Bak terbuka dan ada yang sudah rusak, bolong plat besi penutupnya. Inilah yang membuat kotoran hewan dan bangkai kodok tersebut masuk didalam sumber mata air yang ada di Pancur 10 Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo.

Keluhan yang sama juga datangnya dari pelanggan air bersih Perumda Tirtanadi Cabang Berastagi yaitu S.Sinuraya (60), ia juga menjelaskan kepada media ini bahwa pasokan air bersih ke rumahnya bila musim hujan keruh (kotor).

Kemudian tim media ini langsung turun ke lokasi bersama A. Milala didampingi S. Sinuraya menuju lokasi yang jaraknya kurang lebih 3 km dari Desa Jaranguda – Desa Merdeka. Tim media ini, melihat sumber mata air tersebut benar-benar cukup memperihatinkan, disamping itu sumber mata air tersebut tampaknya sangat jarang di kontrol oleh pihak Tirtanadi. Sehingga penutup air bersih tersebut lepas dan rusak, ini juga terlihat jalan menuju lokasi kini mula ditumbuhi rerumputan liar, bahkan ada pohon besar tumbang menutupi akses ke Bron penampungan Air milik Perumda Tirtanadi.

Sebelumnya, saat di konfirmasi media ke Kepala Cabang (Kacab) Berastagi, Rocky Batubara via seluler perihal diatas, Beliau menyampaikan, “terimakasih infonya bang, saya konfirmasi ke kepala bagian jaringan perpipaan ya bang,” balas Kacab via WhatSappnya.

Lantas ke esokan harinya, Tim Media menjumpai langsung bertemu dengan Kacab di area Kantor Perumda Tirtanadi, untuk memberikan data dan foto apa yang dilihat di lokasi oleh Media, untuk memastikan atau konfirmasi ulang. Yang mana kembali Beliau (Kacab) menyampaikan hal yang sama dan mengatakan kalau anggotanya sedang me-ngecek ke lokasi.

Sementara itu, salah satu pemerhati lingkungan hidup yang sekaligus ketua dari Komunitas MALEMPA Kabupaten Karo, K. Sembiring, SE saat diminta tanggapannya, mengatakan,” jika benar adanya perihal tersebut, tentunya ini sangat disayangkan bisa terjadi, karena kita tahu Air adalah sumber kehidupan Manusia, apalagi saya dengar katanya di Bak tersebut Air nya kotor dan ada bangkai hewan di dalam Bak Penampungan, ini ngeri lah, mungkin saja selama ini, Air yang di konsumsi masyarakat/ Pelanggan sudah terkontaminasi atau telah bercampur dengan bangkai – bangkai hewan dalam Bak penampungan mereka, jadi masalah ini jangan dianggap spele, maka buat Dirut PDAM Sumut pak Ardian Surbakti selaku Pimpinan tertinggi agar menjadi Atensi beliau kasus ini,” ujarnya ke awak media.

*Haris/INR

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page