Ibu & Anak ini Sangat Terbantu Dengan Program JKN, Akses Pelayanannya Mudah


Inewsrakyat.com – Berita Tanah Karo

Ernita Br Barus, wanita kelahiran tahun 1974 yang tinggal di Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo menceritakan pengalamannya saat ia harus menemani sang anak, Erwina Benti teresia Ginting Manik untuk memeriksakan kehamilan sang anak di Puskesmas Merdeka. Ernita mengatakan bahwa anaknya, sudah rutin memeriksakan kandungannya di Puskesmas Merdeka. Pemeriksaan kali ini adalah kontrol ketiga karena usia kehamilan anaknya sudah memasuki 8 (delapan) bulan.

“Kami melakukan kontrol kehamilan cukup di Puskesmas saja karena memang sampai saat ini kondisinya sehat tidak terdapat komplikasi atau indikasi medis. Rencana persalinan juga mudah-mudahan bisa normal sehingga tidak perlu jauh-jauh kerumah sakit. Kami berdoa semoga lancar sampai hari persalinan tiba,” ujar Ertina.

Ernita sendiri sudah terdaftar sebagai Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2016 pada segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri kelas tiga. Ia juga mengaku mengidap penyakit tiroid sehingga harus rutin berobat.

“Saya menyadari bahwa akan pentingnya Program JKN apalagi di saat sakit seperti ini. Saya masih rutin berobat ke Puskesmas karena gangguan kelenjar tiroid yang saya alami. Beruntungnya penyakit saya masih bisa dituntaskan di Puskesmas. Saya juga rutin menjaga pola hidup sehat dengan harapan penyakit yang saya alami ini lambat laun akan sembuh,” kata Ernita.

Ernita mengatakan bahwa baru-baru ini ia juga sempat singgah ke kantor BPJS Kesehatan di Kabanjahe untuk mengecek keaktifan kepesertaannya karena sempat menunggak iuran. Berdasarkan pengamatannya, ia mengaku bahwa Petugas yang melayaninya sangat ramah.

“Kami langsung diarahkan oleh security untuk mengecek jumlah tagihan yang menunggak ke mesin AMAN JKN. Menurut saya menjadi lebih mudah, tidak perlu mengantre cukup mengetikkan nomor kepesertaaan JKN maka seluruh jumlah tunggakannya muncul.

Setelah itu, kami langsung diarahkan untuk melakukan pembayaran ke kanal layanan pembayaran iuran JKN. Mesin AMAN JKN ini memang difungsikan untuk Peserta dalam mendapatkan informasi dan administrasi secara mandiri. Saya lihat ada menu cek virtual account, informasi status kepesertaan, pengecekan tagihan, perubahan data faskes atau kelas rawat, informasi lokasi faskes dan kantor BPJS Kesehatan  dan informasi lainnya mengenai JKN,” jelas Ernita.

Sementara itu, Erwina Benti Teresia Ginting Manik, juga turut berbagi pengalaman selama ia menggunakan JKN untuk kontrol kehamilan. Menurut Erwina, pelayanan di Puskesmas sangat baik, tempatnya bersih, ruangannya nyaman, tenaga medis dan Petugas administrasi sigap membantu Peserta yang membutuhkan pelayanan.

“Saat pertama kali saya berobat Petugas Puskemas memberikan pemahaman bahwa kontrol kehamilan tidak harus langsung kerumah sakit, di Puskesmas juga bisa. Bahkan untuk tindakan Utrasonografi (USG) bisa dilaksanakan di Puskesmas. Jika terdapat komplikasi atau indikasi medis bersadarkan hasil pemeriksaaan di Puskesmas bisa diberikan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL),” jelas Erwina.

Lebih lanjut, Erwina mengatakan baik di Puskesmas maupun di kantor cabang BPJS Kesehatan, ia dan ibunya sudah diberikan edukasi terkait adanya Aplikasi Mobile JKN, namun karena mereka belum memiliki handphone android jadi mereka belum bisa memanfaatkan kemudahan layanan yang diakomodir oleh Aplikasi Mobile JKN.

“Katanya bisa tidak antre panjang kalau memakai Aplikasi Mobile JKN. Bisa ambil antrean cukup dari rumah. Selama ini memang yang saya rasakan kalau ambil antrean manual pelayanannya antre cukup lama. Tapi sejauh ini karena pelayanan di fasilitas kesehatan sangat bagus jadi tidak membosankan. Saya juga senang sambil menunggu antrean bisa berbagi pengalaman dengan Peserta lain yang berobat,” tambah Erwina.

Di akhir pertemuannya, tak lupa ia berterima kasih kepada Program JKN karena telah membantu ia dan ibunya dalam mendapatkan layanan kesehatan, sehingga ia sudah tak perlu khawatir akan biaya. Dengan manfaat yang sudha ia terima, Erwina akan terus berupaya untuk rutin membayar iuran sebelum tanggal sepuluh setiap bulannya.

“Haris/INR.

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *