Example 728x250
PEMERINTAH

Ibu & Anak ini Sangat Terbantu Dengan Program JKN, Akses Pelayanannya Mudah

36
×

Ibu & Anak ini Sangat Terbantu Dengan Program JKN, Akses Pelayanannya Mudah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Inewsrakyat.com – Berita Tanah Karo

Ernita Br Barus, wanita kelahiran tahun 1974 yang tinggal di Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo menceritakan pengalamannya saat ia harus menemani sang anak, Erwina Benti teresia Ginting Manik untuk memeriksakan kehamilan sang anak di Puskesmas Merdeka. Ernita mengatakan bahwa anaknya, sudah rutin memeriksakan kandungannya di Puskesmas Merdeka. Pemeriksaan kali ini adalah kontrol ketiga karena usia kehamilan anaknya sudah memasuki 8 (delapan) bulan.

“Kami melakukan kontrol kehamilan cukup di Puskesmas saja karena memang sampai saat ini kondisinya sehat tidak terdapat komplikasi atau indikasi medis. Rencana persalinan juga mudah-mudahan bisa normal sehingga tidak perlu jauh-jauh kerumah sakit. Kami berdoa semoga lancar sampai hari persalinan tiba,” ujar Ertina.

Ernita sendiri sudah terdaftar sebagai Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2016 pada segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri kelas tiga. Ia juga mengaku mengidap penyakit tiroid sehingga harus rutin berobat.

“Saya menyadari bahwa akan pentingnya Program JKN apalagi di saat sakit seperti ini. Saya masih rutin berobat ke Puskesmas karena gangguan kelenjar tiroid yang saya alami. Beruntungnya penyakit saya masih bisa dituntaskan di Puskesmas. Saya juga rutin menjaga pola hidup sehat dengan harapan penyakit yang saya alami ini lambat laun akan sembuh,” kata Ernita.

Ernita mengatakan bahwa baru-baru ini ia juga sempat singgah ke kantor BPJS Kesehatan di Kabanjahe untuk mengecek keaktifan kepesertaannya karena sempat menunggak iuran. Berdasarkan pengamatannya, ia mengaku bahwa Petugas yang melayaninya sangat ramah.

“Kami langsung diarahkan oleh security untuk mengecek jumlah tagihan yang menunggak ke mesin AMAN JKN. Menurut saya menjadi lebih mudah, tidak perlu mengantre cukup mengetikkan nomor kepesertaaan JKN maka seluruh jumlah tunggakannya muncul.

Setelah itu, kami langsung diarahkan untuk melakukan pembayaran ke kanal layanan pembayaran iuran JKN. Mesin AMAN JKN ini memang difungsikan untuk Peserta dalam mendapatkan informasi dan administrasi secara mandiri. Saya lihat ada menu cek virtual account, informasi status kepesertaan, pengecekan tagihan, perubahan data faskes atau kelas rawat, informasi lokasi faskes dan kantor BPJS Kesehatan  dan informasi lainnya mengenai JKN,” jelas Ernita.

Sementara itu, Erwina Benti Teresia Ginting Manik, juga turut berbagi pengalaman selama ia menggunakan JKN untuk kontrol kehamilan. Menurut Erwina, pelayanan di Puskesmas sangat baik, tempatnya bersih, ruangannya nyaman, tenaga medis dan Petugas administrasi sigap membantu Peserta yang membutuhkan pelayanan.

“Saat pertama kali saya berobat Petugas Puskemas memberikan pemahaman bahwa kontrol kehamilan tidak harus langsung kerumah sakit, di Puskesmas juga bisa. Bahkan untuk tindakan Utrasonografi (USG) bisa dilaksanakan di Puskesmas. Jika terdapat komplikasi atau indikasi medis bersadarkan hasil pemeriksaaan di Puskesmas bisa diberikan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL),” jelas Erwina.

Lebih lanjut, Erwina mengatakan baik di Puskesmas maupun di kantor cabang BPJS Kesehatan, ia dan ibunya sudah diberikan edukasi terkait adanya Aplikasi Mobile JKN, namun karena mereka belum memiliki handphone android jadi mereka belum bisa memanfaatkan kemudahan layanan yang diakomodir oleh Aplikasi Mobile JKN.

“Katanya bisa tidak antre panjang kalau memakai Aplikasi Mobile JKN. Bisa ambil antrean cukup dari rumah. Selama ini memang yang saya rasakan kalau ambil antrean manual pelayanannya antre cukup lama. Tapi sejauh ini karena pelayanan di fasilitas kesehatan sangat bagus jadi tidak membosankan. Saya juga senang sambil menunggu antrean bisa berbagi pengalaman dengan Peserta lain yang berobat,” tambah Erwina.

Di akhir pertemuannya, tak lupa ia berterima kasih kepada Program JKN karena telah membantu ia dan ibunya dalam mendapatkan layanan kesehatan, sehingga ia sudah tak perlu khawatir akan biaya. Dengan manfaat yang sudha ia terima, Erwina akan terus berupaya untuk rutin membayar iuran sebelum tanggal sepuluh setiap bulannya.

“Haris/INR.

iNewsRakyat.com | Himbauan Kabut Asap
Poster himbauan kabut asap Medan, Kamis 15 Oktober 2026
Poster himbauan kualitas udara dan antisipasi kabut asap — iNewsRakyat.com.
Himbauan Lingkungan

Himbauan Kabut Asap: Warga Medan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kamis, 15 Oktober 2026 · Redaksi iNewsRakyat.com

Warga diimbau memperhatikan kondisi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

Informasi pada poster pembaruan pagi ini menyebutkan kondisi Kota Medan berkabut asap. Data yang tercantum dalam poster menunjukkan AQI 175 dengan kategori “Tidak Sehat”, serta PM2.5 sebagai polutan utama. Angka dan kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu.

Poster tersebut juga memuat informasi ISPU dari titik pemantauan Pinang Baris dan Jalan AH Nasution. Masyarakat disarankan memeriksa pembaruan resmi dari instansi terkait sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Langkah yang dapat dilakukan masyarakat

  • Kurangi kegiatan luar ruangan ketika udara tampak pekat atau jarak pandang menurun.
  • Jika harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan batasi waktu di luar.
  • Perhatikan anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau gangguan pernapasan.
  • Tim lapangan dan pekerja luar ruangan sebaiknya mengikuti prosedur keselamatan serta arahan instansi terkait.

Catatan redaksi: Angka AQI, ISPU, suhu, kelembapan, arah angin, dan prakiraan cuaca pada poster merupakan informasi yang perlu diverifikasi kembali melalui sumber resmi sebelum diterbitkan sebagai data terkini.

Saran untuk Mengurangi Paparan Asap

1

Pertimbangkan waktu beraktivitas

Tunda kegiatan luar ruang jika kondisi udara buruk dan pantau informasi cuaca terbaru.

2

Gunakan masker yang sesuai

Jika perlu berada di luar ruangan, gunakan respirator seperti N95/KN95 yang terpasang rapat.

3

Lindungi kelompok rentan

Batasi paparan asap bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan.

4

Perhatikan keselamatan kerja

Koordinator lapangan perlu mengingatkan pekerja tentang perlindungan pernapasan dan jeda kerja.

Semoga hujan membantu mengurangi asap. Tetap waspada dan jaga kesehatan!
iNewsRakyat.com · Berita Terpercaya, Untuk Rakyat
© 2026 iNewsRakyat.com. Konten informasi perlu diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page