Baru Selesai Dikerjakan Dari Dana DBH Sawit TA 2023 Sudah Ambruk Diduga Asal Jadi


Inewsrakyat.com – Berita Asahan

Baru Selesai Dikerjakan Peningkatan Ruas Jalan Simpang SMP Pulau Rakyat – Simpang IV (Persaoran) yang bersumber dari dana DBH Sawit Tahun 2023, yang senilai Rp 12.329.383.569, Konsultan Pengawas CV. Mandiri Teknik Konsultan, Pelaksana PT. Anugrah Juni Arta Arif, yang mulai dikerjakan pada tanggal 05 Agustus 2024, Sampai Selesai Tanggal 2 Desember 2024, lokasi pengerjaan bertempat di kawasan Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Rabu (11/12/2024).

Proyek tersebut terpaksa di kerjakan kembali pagar beton titi/buk, padahal pekerjaan tersebut baru beberapa hari selesai namun Pekerjaan tersebut sudah ambruk seperti pekerjaan diduga Asal Jadi.

Pagar beton titi tersebut belum diketahui penyebab ambruknya apakah dari konstruksinya yang kurang bagus atau ada penyebab yang lain, “Karena itu perlu diketahui, bangunan pagar beton titi tersebut merupakan Proyek Pemerintah Kabupaten Asahan Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang yang dimulai tanggal 5 Agustus 2024 sehingga sampai pada 02 Desember 2024 kemarin,” ujarnya.

Sementara itu awak Media mendapatkan informasi dari beberapa masyarakat yang enggan ingin disebutkan namanya tentang adanya proyek pembangunan pagar beton titi yang baru selesai dibangun sudah roboh.

Begitu awak media mendapatkan informasi dari masyarakat tersebut tentang ambruknya pagar beton titi yang diduga akibat pekerjaan proyek yang dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan atau diduga Asal Jadi pekerjaannya.

“Sementara hasil investigasi awak via media di lapangan benar ada beberapa titik yang sudah hancur atau ambruk bangunan tersebut,” jelasnya.

“Warga hanya berharap pagar beton yang ambruk tersebut segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan “ungkapnya Warga lainnya.

Dalam kesempatan itu awak media ingin mencoba mengkonfirmasi dengan pelaksana lapangan yang bernama Joko “namun disayangkan pihak pelaksana yang atas nama Joko saat ingin dikonfirmasi, namun begitu mengetahui kedatangan wartawan langsung menghindar dari wartawan.

Sedangkan salah seorang pekerja yang namanya berinisial Jul mengatakan, robohnya pagar titi tersebut diduga bukan roboh dengan sendirinya, tetapi diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Kalau yang roboh hanya sebelah mungkin faktor pekerjaannya yang kurang baik, tapi ini kan keduanya kiri dan kanan roboh, bahkan titi lain yang sudah selesai dikerjakan juga kanan kiri roboh, ”ucap Jul kepada media.

Berdasarkan pantauan media, ada sebanyak 6 titi yang di bangun pagar beton, dua diantaranya sudah selesai kerjakan, namun pagar betonnya sudah rubuh yang tersisa besi beton coran yang masih menancap di pondasi titi.

Sementara UPT PU Kecamatan Pulau Rakyat Supriyanto Saat di konfirmasi wartawan melalui via WhatsApp, iya mengatakan sudah pernah melaporkan ke pihak PPK sama pak Kabid Dinas PU kabupaten Asahan, katanya, “udah ada perbaikan jadi awak sebatas UPT hanya menyampaikan itu saja menyampaikan ada kerusakan katanya udah di boloh, ” terang UPT PU Kecamatan Pulau Rakyat Supriyanto saat di konfirmasi wartawan via WhatsApp.

“Sementara Kadis PUPR Asahan, Agus Jaka Putra Ginting saat di konfirmasi melalui via WhatsApp wartawan iya mengatakan Sudah saya laporkan sama pihak ketiga agar di cek di lapangan “Ungkapnya Kadis PU kabupaten Asahan kepada wartawan.

“TIM/ INR

Penulis


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *